Az-Zariyat

Angin yang Menerbangkan • 60 Ayat • Mekah

1
وَالذّٰرِيٰتِ ذَرْوًاۙ
Waż-żāriyāti żarwā(n).
Demi (angin) yang menerbangkan debu,
By those [winds] scattering [dust] dispersing
2
فَالْحٰمِلٰتِ وِقْرًاۙ
Fal-ḥāmilāti wiqrā(n).
demi (awan) yang mengandung muatan (hujan),
And those [clouds] carrying a load [of water]
3
فَالْجٰرِيٰتِ يُسْرًاۙ
Fal-jāriyāti yusrā(n).
demi (kapal-kapal) yang melaju (di atas air) dengan mudah,
And those [ships] sailing with ease
4
فَالْمُقَسِّمٰتِ اَمْرًاۙ
Fal-muqassimāti amrā(n).
dan demi (malaikat-malaikat) yang membagi-bagi segala urusan,
And those [angels] apportioning [each] matter,
5
اِنَّمَا تُوْعَدُوْنَ لَصَادِقٌۙ
Innamā tū‘adūna laṣādiq(un).
sesungguhnya apa yang dijanjikan kepadamu pasti benar
Indeed, what you are promised is true.
6
وَّاِنَّ الدِّيْنَ لَوَاقِعٌۗ
Wa innad-dīna lawāqi‘(un).
dan sesungguhnya pembalasan pasti terjadi.
And indeed, the recompense is to occur.
7
وَالسَّمَاۤءِ ذَاتِ الْحُبُكِۙ
Was-samā'i żātil-ḥubuk(i).
Demi langit yang mempunyai jalan-jalan yang kukuh,
By the heaven containing pathways,
8
اِنَّكُمْ لَفِيْ قَوْلٍ مُّخْتَلِفٍۙ
Innakum lafī qaulim mukhtalif(in).
sesungguhnya kamu benar-benar dalam keadaan berselisih.
Indeed, you are in differing speech.
9
يُّؤْفَكُ عَنْهُ مَنْ اُفِكَۗ
Yu'faku ‘anhu man ufik(a).
Telah dijauhkan darinya (Al-Qur’an dan Rasul) orang yang dipalingkan.
Deluded away from the Qur'an is he who is deluded.
10
قُتِلَ الْخَرَّاصُوْنَۙ
Qutilal-kharrāṣūn(a).
Terkutuklah orang-orang yang banyak berdusta,
Destroyed are the falsifiers
11
الَّذِيْنَ هُمْ فِيْ غَمْرَةٍ سَاهُوْنَۙ
Allażīna hum fī gamratin sāhūn(a).
(yaitu) orang-orang yang terbenam (dalam kebodohan) lagi lalai (dari urusan akhirat)!
Who are within a flood [of confusion] and heedless.
12
يَسْـَٔلُوْنَ اَيَّانَ يَوْمُ الدِّيْنِۗ
Yas'alūna ayyāna yaumud-dīn(i).
Mereka bertanya, “Kapankah hari Pembalasan itu?”
They ask, "When is the Day of Recompense?"
13
يَوْمَ هُمْ عَلَى النَّارِ يُفْتَنُوْنَ
Yauma hum ‘alan-nāri yuftanūn(a).
(Hari Pembalasan terjadi) pada hari (ketika) mereka diazab dalam api neraka.
[It is] the Day they will be tormented over the Fire
14
ذُوْقُوْا فِتْنَتَكُمْۗ هٰذَا الَّذِيْ كُنْتُمْ بِهٖ تَسْتَعْجِلُوْنَ
Żūqū fitnatakum, hāżal-lażī kuntum bihī tasta‘jilūn(a).
(Dikatakan kepada mereka,) “Rasakanlah azabmu! Inilah azab yang dahulu kamu minta agar disegerakan.”
[And will be told], "Taste your torment. This is that for which you were impatient."
15
اِنَّ الْمُتَّقِيْنَ فِيْ جَنّٰتٍ وَّعُيُوْنٍۙ
Innal-muttaqīna fī jannātiw wa ‘uyūn(in).
Sesungguhnya orang-orang yang bertakwa berada dalam (surga yang penuh) taman-taman dan mata air.
Indeed, the righteous will be among gardens and springs,
16
اٰخِذِيْنَ مَآ اٰتٰىهُمْ رَبُّهُمْ ۗ اِنَّهُمْ كَانُوْا قَبْلَ ذٰلِكَ مُحْسِنِيْنَۗ
Ākhiżīna mā ātāhum rabbuhum, innahum kānū qabla żālika muḥsinīn(a).
(Di surga) mereka dapat mengambil apa saja yang dianugerahkan Tuhan kepada mereka. Sesungguhnya mereka sebelum itu (di dunia) adalah orang-orang yang berbuat kebaikan.
Accepting what their Lord has given them. Indeed, they were before that doers of good.
17
كَانُوْا قَلِيْلًا مِّنَ الَّيْلِ مَا يَهْجَعُوْنَ
Kānū qalīlam minal-laili mā yahja‘ūn(a).
Mereka sedikit sekali tidur pada waktu malam;
They used to sleep but little of the night,
18
وَبِالْاَسْحَارِ هُمْ يَسْتَغْفِرُوْنَ
Wa bil-asḥāri hum yastagfirūn(a).
dan pada akhir malam mereka memohon ampunan (kepada Allah).
And in the hours before dawn they would ask forgiveness,
19
وَفِيْٓ اَمْوَالِهِمْ حَقٌّ لِّلسَّاۤىِٕلِ وَالْمَحْرُوْمِ
Wa fī amwālihim ḥaqqul lis-sā'ili wal-maḥrūm(i).
Pada harta benda mereka ada hak bagi orang miskin yang meminta dan yang tidak meminta.
And from their properties was [given] the right of the [needy] petitioner and the deprived.
20
وَفِى الْاَرْضِ اٰيٰتٌ لِّلْمُوْقِنِيْنَۙ
Wa fil-arḍi āyātul lil-mūqinīn(a).
Di bumi terdapat tanda-tanda (kebesaran Allah) bagi orang-orang yang yakin.
And on the earth are signs for the certain [in faith]
21
وَفِيْٓ اَنْفُسِكُمْ ۗ اَفَلَا تُبْصِرُوْنَ
Wa fī anfusikum, afalā tubṣirūn(a).
(Begitu juga ada tanda-tanda kebesaran-Nya) pada dirimu sendiri. Maka, apakah kamu tidak memperhatikan?
And in yourselves. Then will you not see?
22
وَفِى السَّمَاۤءِ رِزْقُكُمْ وَمَا تُوْعَدُوْنَ
Wa fis-samā'i rizqukum wa mā tū‘adūn(a).
Di langit terdapat pula (hujan yang menjadi sebab) rezekimu dan apa yang dijanjikan kepadamu.
And in the heaven is your provision and whatever you are promised.
23
فَوَرَبِّ السَّمَاۤءِ وَالْاَرْضِ اِنَّهٗ لَحَقٌّ مِّثْلَ مَآ اَنَّكُمْ تَنْطِقُوْنَ ࣖ
Fa wa rabbis-samā'i wal-arḍi innahū laḥaqqum miṡla mā annakum tanṭiqūn(a).
Maka, demi Tuhan langit dan bumi, sesungguhnya (apa yang dijanjikan kepadamu itu) pasti akan nyata seperti (halnya) kamu berucap.
Then by the Lord of the heaven and earth, indeed, it is truth - just as [sure as] it is that you are speaking.
24
هَلْ اَتٰىكَ حَدِيْثُ ضَيْفِ اِبْرٰهِيْمَ الْمُكْرَمِيْنَۘ
Hal atāka ḥadīṡu ḍaifi ibrāhīmal-mukramīn(a).
Sudahkah sampai kepadamu (Nabi Muhammad) cerita tentang tamu Ibrahim (malaikat-malaikat) yang dimuliakan?
Has there reached you the story of the honored guests of Abraham? -
25
اِذْ دَخَلُوْا عَلَيْهِ فَقَالُوْا سَلٰمًا ۗقَالَ سَلٰمٌۚ قَوْمٌ مُّنْكَرُوْنَ
Iż dakhalū ‘alaihi fa qālū salāmā(n), qāla salām(un), qaumum munkarūn(a).
(Cerita itu bermula) ketika mereka masuk (bertamu) kepadanya, lalu mengucapkan, “Salam.” Ibrahim menjawab, “Salam.” (Mereka) adalah orang-orang yang belum dikenal.
When they entered upon him and said, "[We greet you with] peace." He answered, "[And upon you] peace, [you are] a people unknown.
26
فَرَاغَ اِلٰٓى اَهْلِهٖ فَجَاۤءَ بِعِجْلٍ سَمِيْنٍۙ
Farāga ilā ahlihī fa jā'a bi‘ijlin samīn(in).
Kemudian, dia (Ibrahim) pergi diam-diam menemui keluarganya, lalu datang (kembali) membawa (daging) anak sapi gemuk (yang dibakar).
Then he went to his family and came with a fat [roasted] calf
27
فَقَرَّبَهٗٓ اِلَيْهِمْۚ قَالَ اَلَا تَأْكُلُوْنَ
Fa qarrabahū ilaihim, qāla alā ta'kulūn(a).
Dia lalu menghidangkannya kepada mereka, (tetapi mereka tidak mau makan). Ibrahim berkata, “Mengapa kamu tidak makan?”
And placed it near them; he said, "Will you not eat?"
28
فَاَوْجَسَ مِنْهُمْ خِيْفَةً ۗقَالُوْا لَا تَخَفْۗ وَبَشَّرُوْهُ بِغُلٰمٍ عَلِيْمٍ
Fa aujasa minhum khīfah(tan), qālū lā takhaf, wa basysyarūhu bigulāmin ‘alīm(in).
Dia (Ibrahim) menyimpan rasa takut terhadap mereka. Mereka berkata, “Janganlah takut!” Mereka memberi kabar gembira kepadanya dengan (akan kelahiran) seorang anak yang sangat berilmu (Ishaq).
And he felt from them apprehension. They said, "Fear not," and gave him good tidings of a learned boy.
29
فَاَقْبَلَتِ امْرَاَتُهٗ فِيْ صَرَّةٍ فَصَكَّتْ وَجْهَهَا وَقَالَتْ عَجُوْزٌ عَقِيْمٌ
Fa aqbalatimra'atuhū fī ṣarratin fa ṣakkat wajhahā wa qālat ‘ajūzun ‘aqīm(un).
Istrinya datang sambil berteriak (terperanjat) lalu menepuk-nepuk wajahnya sendiri dan berkata, “(Aku ini) seorang perempuan tua yang mandul.”
And his wife approached with a cry [of alarm] and struck her face and said, "[I am] a barren old woman!"
30
قَالُوْا كَذٰلِكِۙ قَالَ رَبُّكِ ۗاِنَّهٗ هُوَ الْحَكِيْمُ الْعَلِيْمُ ۔
Qālū każālik(i), qāla rabbuk(i), innahū huwal-ḥakīmul-‘alīm(u).
Mereka berkata, “Demikianlah Tuhanmu berfirman. Sesungguhnya Dialah Yang Maha Bijaksana lagi Maha Mengetahui.”
They said, "Thus has said your Lord; indeed, He is the Wise, the Knowing."
31
۞ قَالَ فَمَا خَطْبُكُمْ اَيُّهَا الْمُرْسَلُوْنَۚ
Qāla famā khaṭbukum ayyuhal-mursalūn(a).
Dia (Ibrahim) bertanya, “Apa urusan pentingmu, wahai para utusan?”
[Abraham] said, "Then what is your business [here], O messengers?"
32
قَالُوْآ اِنَّآ اُرْسِلْنَآ اِلٰى قَوْمٍ مُّجْرِمِيْنَۙ
Qālū innā ursilnā ilā qaumim mujrimīn(a).
Mereka menjawab, “Sesungguhnya kami diutus kepada kaum yang berdosa (kaum Lut untuk menyiksanya)
They said, "Indeed, we have been sent to a people of criminals
33
لِنُرْسِلَ عَلَيْهِمْ حِجَارَةً مِّنْ طِيْنٍۙ
Linursila ‘alaihim ḥijāratam min ṭīn(in).
agar kami menimpa mereka dengan batu-batu yang berasal dari tanah liat
To send down upon them stones of clay,
34
مُّسَوَّمَةً عِنْدَ رَبِّكَ لِلْمُسْرِفِيْنَ
Musawwamatan ‘inda rabbika lil-musrifīn(a).
yang ditandai oleh Tuhanmu untuk (membinasakan) orang-orang yang melampaui batas.”
Marked in the presence of your Lord for the transgressors."
35
فَاَخْرَجْنَا مَنْ كَانَ فِيْهَا مِنَ الْمُؤْمِنِيْنَۚ
Fa akhrajnā man kāna fīhā minal-mu'minīn(a).
Kami mengeluarkan orang-orang mukmin yang berada di dalamnya (negeri kaum Lut).
So We brought out whoever was in the cities of the believers.
36
فَمَا وَجَدْنَا فِيْهَا غَيْرَ بَيْتٍ مِّنَ الْمُسْلِمِيْنَۚ
Famā wajadnā fīhā gaira baitim minal-muslimīn(a).
Kami tidak mendapati di dalamnya, kecuali sebuah rumah dari orang-orang muslim (Lut dan keluarganya).
And We found not within them other than a [single] house of Muslims.
37
وَتَرَكْنَا فِيْهَآ اٰيَةً لِّلَّذِيْنَ يَخَافُوْنَ الْعَذَابَ الْاَلِيْمَۗ
Wa taraknā fīhā āyatal lil-lażīna yakhāfūnal-‘ażābal-alīm(a).
Kami meninggalkan suatu tanda (kebesaran-Nya di (negeri) itu bagi orang-orang yang takut pada azab yang pedih.
And We left therein a sign for those who fear the painful punishment.
38
وَفِيْ مُوْسٰىٓ اِذْ اَرْسَلْنٰهُ اِلٰى فِرْعَوْنَ بِسُلْطٰنٍ مُّبِيْنٍ
Wa fī mūsā iż arsalnāhu ilā fir‘auna bisulṭānim mubīn(in).
(Begitu pula Kami meninggalkan) pada Musa (tanda-tanda kekuasaan Allah) ketika Kami mengutusnya kepada Fir‘aun dengan membawa mukjizat yang nyata.
And in Moses [was a sign], when We sent him to Pharaoh with clear authority.
39
فَتَوَلّٰى بِرُكْنِهٖ وَقَالَ سٰحِرٌ اَوْ مَجْنُوْنٌ
Fa tawallā biruknihī wa qāla sāḥirun au majnūn(un).
Kemudian, dia (Fir‘aun) bersama bala tentaranya berpaling dan (Fir‘aun) berkata, “(Dia adalah) seorang penyihir atau orang gila.”
But he turned away with his supporters and said," A magician or a madman."
40
فَاَخَذْنٰهُ وَجُنُوْدَهٗ فَنَبَذْنٰهُمْ فِى الْيَمِّ وَهُوَ مُلِيْمٌۗ
Fa akhażnāhu wa junūdahū fanabażnāhum fil-yammi wa huwa mulīm(un).
Maka, Kami menghukumnya beserta bala tentaranya, lalu Kami menenggelamkan mereka ke dalam laut dalam keadaan melakukan perbuatan yang tercela.
So We took him and his soldiers and cast them into the sea, and he was blameworthy.
41
وَفِيْ عَادٍ اِذْ اَرْسَلْنَا عَلَيْهِمُ الرِّيْحَ الْعَقِيْمَۚ
Wa fī ‘ādin iż arsalnā ‘alaihimur-rīḥal-‘aqīm(a).
(Begitu pula Kami meninggalkan) pada (kaum) ‘Ad (tanda-tanda kekuasaan Allah) ketika Kami mengirim kepada mereka angin yang membinasakan.
And in 'Aad [was a sign], when We sent against them the barren wind.
42
مَا تَذَرُ مِنْ شَيْءٍ اَتَتْ عَلَيْهِ اِلَّا جَعَلَتْهُ كَالرَّمِيْمِۗ
Mā tażaru min syai'in atat ‘alaihi illā ja‘alathu kar-ramīm(i).
(Angin) itu tidak meninggalkan apa pun pada semua yang dilandanya, kecuali menjadikannya bagai tulang yang hancur.
It left nothing of what it came upon but that it made it like disintegrated ruins.
43
وَفِيْ ثَمُوْدَ اِذْ قِيْلَ لَهُمْ تَمَتَّعُوْا حَتّٰى حِيْنٍ
Wa fī ṡamūda iż qīla lahum tamatta‘ū ḥattā ḥīn(in).
(Begitu pula Kami meninggalkan) pada (kaum) Samud (tanda-tanda kekuasaan Allah) ketika dikatakan kepada mereka, “Bersenang-senanglah kamu sampai waktu yang ditentukan!”
And in Thamud, when it was said to them, "Enjoy yourselves for a time."
44
فَعَتَوْا عَنْ اَمْرِ رَبِّهِمْ فَاَخَذَتْهُمُ الصّٰعِقَةُ وَهُمْ يَنْظُرُوْنَ
Fa‘atau ‘an amri rabbihim fa akhażathumuṣ-ṣā‘iqatu wa hum yanẓurūn(a).
Lalu, mereka bersikap angkuh terhadap perintah Tuhannya. Maka, mereka disambar petir sementara mereka menyaksikan(-nya).
But they were insolent toward the command of their Lord, so the thunderbolt seized them while they were looking on.
45
فَمَا اسْتَطَاعُوْا مِنْ قِيَامٍ وَّمَا كَانُوْا مُنْتَصِرِيْنَۙ
Famastaṭā‘ū min qiyāmiw wa mā kānū muntaṣirīn(a).
Mereka sama sekali tidak mampu bangun dan tidak pula mendapat pertolongan.
And they were unable to arise, nor could they defend themselves.
46
وَقَوْمَ نُوْحٍ مِّنْ قَبْلُ ۗ اِنَّهُمْ كَانُوْا قَوْمًا فٰسِقِيْنَ ࣖ
Wa qauma nūḥim min qabl(u), innahum kānū qauman fāsiqīn(a).
Sebelum itu (Kami telah membinasakan) kaum Nuh. Sesungguhnya mereka adalah kaum fasik.
And [We destroyed] the people of Noah before; indeed, they were a people defiantly disobedient.
47
وَالسَّمَاۤءَ بَنَيْنٰهَا بِاَيْىدٍ وَّاِنَّا لَمُوْسِعُوْنَ
Was-samā'a banaināhā bi'aidiw wa innā lamūsi‘ūn(a).
Langit Kami bangun dengan tangan (kekuatan Kami) dan sesungguhnya Kami benar-benar meluaskan(-nya).
And the heaven We constructed with strength, and indeed, We are [its] expander.
48
وَالْاَرْضَ فَرَشْنٰهَا فَنِعْمَ الْمٰهِدُوْنَ
Wal-arḍa farasynāhā fa ni‘mal-māhidūn(a).
Bumi Kami hamparkan. (Kami adalah) sebaik-baik Zat yang menghamparkan.
And the earth We have spread out, and excellent is the preparer.
49
وَمِنْ كُلِّ شَيْءٍ خَلَقْنَا زَوْجَيْنِ لَعَلَّكُمْ تَذَكَّرُوْنَ
Wa min kulli syai'in khalaqnā zaujaini la‘allakum tażakkarūn(a).
Segala sesuatu Kami ciptakan berpasang-pasangan agar kamu mengingat (kebesaran Allah).
And of all things We created two mates; perhaps you will remember.
50
فَفِرُّوْٓا اِلَى اللّٰهِ ۗاِنِّيْ لَكُمْ مِّنْهُ نَذِيْرٌ مُّبِيْنٌۚ
Fa firrū ilallāh(i), innī lakum minhu nażīrum mubīn(un).
Maka, (katakanlah kepada mereka, wahai Nabi Muhammad,) “Bersegeralah kembali (taat) kepada Allah. Sesungguhnya aku adalah seorang pemberi peringatan yang jelas dari-Nya untukmu.
So flee to Allah. Indeed, I am to you from Him a clear warner.
51
وَلَا تَجْعَلُوْا مَعَ اللّٰهِ اِلٰهًا اٰخَرَۗ اِنِّيْ لَكُمْ مِّنْهُ نَذِيْرٌ مُّبِيْنٌ
Wa lā taj‘alū ma‘allāhi ilāhan ākhar(a), innī lakum minhu nażīrum mubīn(un).
Janganlah kamu mengadakan tuhan lain bersama Allah. Sesungguhnya aku adalah seorang pemberi peringatan yang jelas dari Allah untukmu.”
And do not make [as equal] with Allah another deity. Indeed, I am to you from Him a clear warner.
52
كَذٰلِكَ مَآ اَتَى الَّذِيْنَ مِنْ قَبْلِهِمْ مِّنْ رَّسُوْلٍ اِلَّا قَالُوْا سَاحِرٌ اَوْ مَجْنُوْنٌ
Każālika mā atal-lażīna min qablihim mir rasūlin illā qālū sāḥirun au majnūn(un).
Demikianlah setiap kali seorang rasul datang kepada orang-orang sebelumnya, mereka pasti mengatakan, “(Dia itu adalah) penyihir atau orang gila.”
Similarly, there came not to those before them any messenger except that they said, "A magician or a madman."
53
اَتَوَاصَوْا بِهٖۚ بَلْ هُمْ قَوْمٌ طَاغُوْنَۚ
Atawāṣau bih(ī), bal hum qaumun ṭāgūn(a).
Apakah mereka saling menasihati tentang (apa yang dikatakan) itu? (Tidak!) Sebaliknya, mereka adalah kaum yang melampaui batas.
Did they suggest it to them? Rather, they [themselves] are a transgressing people.
54
فَتَوَلَّ عَنْهُمْ فَمَآ اَنْتَ بِمَلُوْمٍ
Fa tawalla ‘anhum famā anta bimalūm(in).
Berpalinglah dari mereka, maka engkau sama sekali bukan orang yang tercela.
So leave them, [O Muhammad], for you are not to be blamed.
55
وَذَكِّرْ فَاِنَّ الذِّكْرٰى تَنْفَعُ الْمُؤْمِنِيْنَ
Wa żakkir fa innaż-żikra tanfa‘ul-mu'minīn(a).
Teruslah memberi peringatan karena sesungguhnya peringatan itu bermanfaat bagi orang-orang mukmin.
And remind, for indeed, the reminder benefits the believers.
56
وَمَا خَلَقْتُ الْجِنَّ وَالْاِنْسَ اِلَّا لِيَعْبُدُوْنِ
Wa mā khalaqtul-jinna wal-insa illā liya‘budūn(i).
Tidaklah Aku menciptakan jin dan manusia kecuali untuk beribadah kepada-Ku.
And I did not create the jinn and mankind except to worship Me.
57
مَآ اُرِيْدُ مِنْهُمْ مِّنْ رِّزْقٍ وَّمَآ اُرِيْدُ اَنْ يُّطْعِمُوْنِ
Mā urīdu minhum mir rizqiw wa mā urīdu ay yuṭ‘imūn(i).
Aku tidak menghendaki rezeki sedikit pun dari mereka dan tidak menghendaki agar mereka memberi makan kepada-Ku.
I do not want from them any provision, nor do I want them to feed Me.
58
اِنَّ اللّٰهَ هُوَ الرَّزَّاقُ ذُو الْقُوَّةِ الْمَتِيْنُ
Innallāha huwar-razzāqu żul-quwwatil-matīn(u).
Sesungguhnya Allahlah Maha Pemberi Rezeki yang mempunyai kekuatan lagi sangat kukuh.
Indeed, it is Allah who is the [continual] Provider, the firm possessor of strength.
59
فَاِنَّ لِلَّذِيْنَ ظَلَمُوْا ذَنُوْبًا مِّثْلَ ذَنُوْبِ اَصْحٰبِهِمْ فَلَا يَسْتَعْجِلُوْنِ
Fa inna lil-lażīna ẓalamū żanūbam miṡla żanūbi aṣḥābihim falā yasta‘jilūn(i).
Sesungguhnya orang-orang yang zalim mendapatkan bagian (azab) seperti bagian teman-teman mereka (dahulu). Maka, janganlah mereka meminta kepada-Ku untuk menyegerakan(-nya).
And indeed, for those who have wronged is a portion [of punishment] like the portion of their predecessors, so let them not impatiently urge Me.
60
فَوَيْلٌ لِّلَّذِيْنَ كَفَرُوْا مِنْ يَّوْمِهِمُ الَّذِيْ يُوْعَدُوْنَ ࣖ
Fa wailul lil-lażīna kafarū miy yaumihimul-lażī yū‘adūn(a).
Celakalah orang-orang yang kufur pada hari yang telah dijanjikan kepada mereka (hari Kiamat).
And woe to those who have disbelieved from their Day which they are promised.
← Surat Qaf Surat At Tur →

Ustaz AI QuranMu

Konteks: QS. az-zariyat
ℹ️ Percakapan disimpan selama 7 hari.
Assalamu'alaikum! Ada yang bisa saya bantu jelaskan tentang surat az-zariyat?
Ustaz AI sedang mengetik...